kenali

Kenali berbagai macam batuan akuarium

Akuarium yang diisi dengan ikan berwarna-warni dihiasi dengan hiasan yang bagus di rumah dan kantor. Ini adalah alat pengobatan yang tidak hanya berfungsi sebagai hiasan untuk mencerahkan ruangan namun juga membantu membuat mood menjadi cerah agen judi tangkasnet.

Penelitian menunjukkan bahwa akuarium mengurangi stres dan menenangkan saraf. Anda bisa sangat mengurangi stres dan kecemasan dengan melihat ikan berenang, makan dan bermain. Bahkan mereka yang menderita penyakit Alzheimer bisa mendapatkan keuntungan dari akuarium.

Tapi sebelum Anda membeli akuarium Anda dan mengisinya dengan ikan dan bebatuan dan tanaman hias yang berbeda, Anda perlu tahu bahwa ada banyak pilihan yang dapat Anda pilih. Saat memilih batu akuarium, Anda harus tahu jenis mana yang aman untuk digunakan di akuarium.

Tiga jenis batuan utama

Batuan beku

Batuan jenis ini didekorasi, namun tidak ada kelebihan lainnya. Ada batuan beku asam, intermediate, dasar. Banyak dari batuan ini tidak berpori dan cocok untuk digunakan dalam akuarium. Di sisi lain, batuan beku yang lapuk berpori, menyerap air, lapuk dan menjadi kenyal. Mereka mengambil potensi polutan dari lingkungan dan melepaskannya perlahan ke akuarium.

Sebaiknya pilih spesimen bekas atau batuan segar tanpa ujung yang tajam. Ini tidak ideal untuk menggunakan batuan beku yang sangat kalsifikasi dengan zat besi dan mineral lainnya.

Batu curah hujan

Batuan curah hujan berasal dari sedimen dan endapan lumpur. Komposisi mereka berbeda-beda tergantung bahan yang mengikat endapan seperti kapur, kuarsa, dan lumpur. Ada dua jenis batuan sedimen: batupasir dan batu kapur.

Keduanya dianggap sebagai hiasan. Tapi seperti batu yang terbakar, kita memilih batu pasir berbasis kerucut tanpa kuarsa untuk akuarium air tawar. Batu kapur, di sisi lain, sangat ideal untuk akuarium laut.

Batuan metamorf

Batuan ini terbuat dari batuan beku dan batuan sedimen dengan tekanan dan panas. Batuan metamorf yang paling umum adalah marmer, dolomit, batu tulis. Marmer sangat ideal untuk akuarium yang membutuhkan pH tinggi. Ini memiliki sifat bantalan yang baik dan juga digunakan sebagai alternatif ramah lingkungan untuk puing-puing karang atau pasir karang. Dolomit cocok untuk lingkungan alkalin. Akhirnya, batu tulis harus digunakan sebagai permukaan datar untuk bertelur.

Visit : http://wwwbolaketangkasan.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *